Terbaru

First Resources Perkuat Peran Strategis dalam Mendorong Ekonomi dan Keberlanjutan Sawit Nasional

141
×

First Resources Perkuat Peran Strategis dalam Mendorong Ekonomi dan Keberlanjutan Sawit Nasional

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Peran perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam mendukung perekonomian nasional terus menjadi perhatian publik, terutama terkait kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja, pembangunan daerah, serta komitmen keberlanjutan. Salah satu perusahaan yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam sektor ini adalah First Resources Group, yang selama ini dikenal sebagai perusahaan agribisnis sawit terintegrasi dengan aktivitas hulu hingga hilir di Indonesia.

Ketua DPD KNPI Riau, Larshen Yunus, S.Sos., Sc., SE., SH., M.Si, menilai bahwa keberadaan perusahaan sawit berskala besar seperti First Resources harus dilihat sebagai bagian dari kekuatan ekonomi strategis daerah, khususnya di Provinsi Riau yang merupakan salah satu pusat industri sawit nasional.

“First Resources adalah salah satu perusahaan besar yang aktivitasnya nyata di sektor sawit. Kontribusinya dapat dirasakan melalui lapangan kerja, perputaran ekonomi, serta dukungan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah operasionalnya,” ujar Larshen Yunus di Pekanbaru, Jumat (3/4/2026).

Sektor Sawit Masih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Daerah

Larshen menyebut, sektor kelapa sawit hingga kini masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi Riau. Mulai dari pekerja kebun, tenaga pabrik, distribusi logistik, hingga sektor UMKM yang tumbuh di sekitar kawasan industri, semuanya turut terdorong oleh aktivitas perusahaan sawit.

Menurutnya, perusahaan seperti First Resources tidak hanya berperan dalam produksi CPO (crude palm oil), tetapi juga menciptakan efek domino yang luas bagi ekonomi masyarakat.

“Ketika perusahaan besar beroperasi dengan baik, dampaknya sangat luas. Bukan hanya pekerja langsung, tetapi juga masyarakat sekitar yang mendapat manfaat dari aktivitas ekonomi yang bergerak,” katanya.

Komitmen Keberlanjutan Jadi Sorotan Penting

Selain kontribusi ekonomi, Larshen juga menegaskan bahwa isu keberlanjutan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari industri sawit saat ini. Ia menilai perusahaan sawit modern harus mampu menjaga keseimbangan antara produktivitas dan tanggung jawab lingkungan.

“Sekarang industri sawit dituntut bukan hanya produksi, tapi juga tanggung jawab. Perusahaan harus menunjukkan komitmen pada keberlanjutan, pengelolaan lingkungan, dan hubungan sosial yang sehat dengan masyarakat,” tegas Larshen.

Ia menambahkan bahwa komitmen keberlanjutan yang dijalankan perusahaan bukan hanya untuk memenuhi standar global, tetapi juga demi kepentingan jangka panjang Indonesia.

“Keberlanjutan itu bukan tren, tetapi kebutuhan. Kalau lahan rusak, konflik sosial muncul, maka industri sawit juga akan terganggu. Karena itu perusahaan harus jadi mitra pembangunan yang benar-benar bertanggung jawab,” lanjutnya.

Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan Pemuda

Larshen Yunus juga mendorong agar perusahaan besar seperti First Resources membuka ruang lebih luas untuk kolaborasi, terutama dalam program peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pemuda Riau perlu diberikan akses terhadap pelatihan kerja, magang industri, serta pembinaan kewirausahaan agar mampu bersaing dan mengambil peran dalam industri strategis seperti sawit.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan besar seperti First Resources bisa memperluas program pelatihan dan pemberdayaan. Pemuda harus dilibatkan, karena mereka adalah aset pembangunan daerah,” ujarnya.

Harapan untuk Industri Sawit yang Lebih Kuat dan Berdaya Saing

Larshen menyampaikan bahwa keberadaan perusahaan besar di sektor sawit harus menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar sebagai produsen sawit dunia, namun peluang tersebut harus disertai pengelolaan yang profesional dan bertanggung jawab.

“Kita harus melihat sawit sebagai kekuatan nasional. Tapi kekuatan itu harus dijaga dengan tata kelola yang baik, keberlanjutan, serta kepatuhan terhadap aturan. Perusahaan yang serius menjalankan itu tentu layak didukung,” tutup Larshen Yunus.

Dengan kontribusi ekonomi yang kuat serta tuntutan keberlanjutan yang semakin tinggi, industri sawit di Indonesia kini berada pada fase penting untuk memperkuat posisi sebagai sektor strategis. Perusahaan seperti First Resources dinilai menjadi bagian dari penggerak industri tersebut, sekaligus menjadi harapan dalam membangun ekonomi daerah yang stabil dan berkelanjutan.