Berita

Gian Azzam Askari, Siswa SMP Sahara Payakumbuh, Tembus Semifinal Lomba Bahasa Inggris

421
×

Gian Azzam Askari, Siswa SMP Sahara Payakumbuh, Tembus Semifinal Lomba Bahasa Inggris

Sebarkan artikel ini

Kota Payakumbuh, 19 Februari 2025 – Prestasi gemilang diraih oleh Gian Azzam Askari, siswa kelas 7 dari SMP Sahara, Kota Payakumbuh. Gian berhasil mencapai babak semifinal dalam ajang lomba Bahasa Inggris bertajuk English Day yang digelar pada Rabu, 19 Februari 2025. Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga dan daerah asalnya.

Gian mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaiannya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa sampai di tahap ini. Ini adalah pengalaman luar biasa yang memberi saya banyak pelajaran berharga,” ujar Gian saat diwawancarai. Ia juga tidak lupa berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, terutama keluarga dan guru-guru yang selalu menyemangatinya. “Tanpa dukungan dari orang tua, guru, dan teman-teman, saya mungkin tidak akan sampai di sini. Terima kasih atas doa dan semangat yang diberikan,” tambahnya dengan penuh semangat.

Kesuksesan Gian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tuanya. Sang ibu, Mutia Rina, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat mendengar kabar anaknya berhasil melangkah ke semifinal. “Saya sangat bangga dan terharu. Sejak kecil, Gian memang sudah menunjukkan ketertarikan dalam belajar Bahasa Inggris. Kami selalu mendukung apa yang menjadi minatnya, dan hari ini ia membuktikan bahwa kerja kerasnya tidak sia-sia,” kata Mutia dengan mata berbinar.

Ibu Gian, Mutia Rina

Mutia juga menambahkan bahwa perjalanan Gian tidak selalu mudah. “Ada saat-saat di mana dia merasa kurang percaya diri, tapi kami selalu mengingatkannya bahwa yang terpenting adalah usaha dan kemauan untuk terus belajar. Kami sering berbicara dengannya tentang pentingnya pantang menyerah dan bagaimana setiap usaha akan membuahkan hasil,” ungkap Mutia. Ia juga berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak lain di Payakumbuh untuk tidak takut mencoba hal baru dan mengasah kemampuan mereka.

Ayah Gian, Kamijon Assako

Senada dengan sang istri, ayah Gian, Kamijon Assako, juga menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian anaknya. “Ini bukan hanya tentang prestasi akademik, tapi juga tentang kepercayaan diri dan keberanian menghadapi tantangan. Kami selalu mengajarkan Gian untuk tidak takut mencoba, dan hari ini dia menunjukkan bahwa dia bisa,” ujar Kamijon dengan penuh kebanggaan.

Kamijon menambahkan bahwa keberhasilan Gian adalah hasil dari kerja keras dan disiplin yang telah ditanamkan sejak dini. “Saya selalu mengingatkan Gian bahwa belajar itu tidak hanya di sekolah, tapi juga dari pengalaman sehari-hari. Kami sering mengajak dia untuk berbicara dalam Bahasa Inggris di rumah, menonton film tanpa subtitle, dan membaca buku berbahasa Inggris untuk memperkaya kosakatanya. Ini semua membantu meningkatkan kemampuannya,” jelas Kamijon.

Ajang English Day ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris mereka dalam berbagai kategori lomba, seperti pidato, debat, dan storytelling. Persaingan yang ketat tidak membuat Gian gentar. Dengan persiapan matang dan semangat pantang menyerah, ia mampu bersaing dengan peserta lain yang juga memiliki kemampuan luar biasa.

Keberhasilan Gian menjadi inspirasi bagi siswa lain di sekolahnya. Banyak teman-temannya yang terinspirasi untuk lebih giat belajar dan mengikuti berbagai kompetisi di masa depan. Kepala sekolah SMP Sahara turut memberikan apresiasi atas pencapaian Gian dan berharap semakin banyak siswa yang mengikuti jejaknya.

Perjalanan Gian dalam lomba ini belum berakhir. Dengan semangat juang yang tinggi, ia siap menghadapi tantangan berikutnya di babak semifinal. “Saya akan terus berusaha yang terbaik. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, yang terpenting adalah saya bisa belajar dan berkembang,” tutup Gian dengan senyum optimis.

Semoga Gian dapat terus melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama sekolah serta Kota Payakumbuh. Prestasinya adalah bukti bahwa kerja keras, doa, dan dukungan dari orang-orang terdekat dapat membawa seseorang meraih impian mereka.