Terbaru

Haji Robert: Membantu Warga yang Sakit Adalah Amanah, NHM Peduli Terus Bergerak

22
×

Haji Robert: Membantu Warga yang Sakit Adalah Amanah, NHM Peduli Terus Bergerak

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi penyakit berat terus ditunjukkan Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau yang akrab disapa Haji Robert.

Melalui Tim NHM Peduli, bantuan dan pendampingan terus diberikan kepada warga yang membutuhkan penanganan medis. Bantuan tersebut tidak hanya berupa dukungan materi, tetapi juga pendampingan selama proses pengobatan, termasuk ketika pasien harus dirujuk dan menjalani perawatan di luar daerah.

Haji Robert mengatakan bahwa membantu masyarakat yang sedang sakit merupakan wujud kepedulian dan kasih sayang kepada sesama.

“Ketika ada warga yang mengalami penyakit berat dan membutuhkan pertolongan, sudah sepatutnya dibantu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,”katanya Kamis 3 September 2026.

Haji Robert juga memandang setiap bantuan yang diberikan sebagai amanah dan titipan dari Allah SWT yang dipercayakan kepadanya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan bersama Tim NHM Peduli yang selama ini terus bergerak mendampingi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan penyakit serius.

Dalam pendampingan pasien, sejumlah personel turut berperan aktif, di antaranya dr. Hi. Syamsul Bahri Hi. Idris, Sp.OG., SH., MH., Tania Djeppy Lita Sudjana, Munir Radjabessy, Irwan Malaka, Feny Baud, Azwar Anas Do Taher, Zahra Do Husyain, serta seluruh jajaran Tim NHM Peduli.

Tim tersebut bekerja secara berkelanjutan, mulai dari berkomunikasi dengan pasien dan keluarga, mengoordinasikan kebutuhan pengobatan, hingga mendampingi pasien yang harus menjalani perawatan di berbagai rumah sakit.

27 Pasien Mendapat Bantuan dan Pendampingan

Konsistensi tersebut terlihat dari jumlah pasien yang mendapatkan bantuan dan pendampingan NHM Peduli.

Berdasarkan data per 2 September 2026, tercatat sebanyak 27 pasien mendapatkan bantuan dan pendampingan yang tersebar di empat wilayah, yakni Jakarta 16 pasien, Manado 7 pasien, Ternate 3 pasien dan Tobelo 1 pasien.

Di Jakarta, terdapat 16 pasien yang sedang mendapatkan pendampingan. Mereka adalah Salsabila, pasien dengan diagnosis spina bifida yang menjalani perawatan di RSCM; Azmain Adam, dengan CCF mata kiri, yang juga menjalani perawatan di RSCM; serta Edward Nathan, yang menjalani perawatan di RS Jantung Jakarta (JHC).

Selanjutnya terdapat Kasmari, pasien dengan tumor ginjal kiri yang menjalani perawatan di RSCM; Mirce Kalumata, pasien dengan penyakit jantung di RS Jantung Jakarta; serta Natasya Belvania Pawat, pasien jantung di RS Jantung Jakarta yang tiba di Jakarta pada 5 Agustus 2026.

Pasien lainnya adalah Tania Putri Momole yang tiba di Jakarta pada 5 Agustus 2026; Alisya S. Yaumiri, pasien jantung di RS Jantung Jakarta yang tiba pada 13 Agustus 2026; dan Anabel Florensia Budiman, pasien jantung di RS Jantung Jakarta yang juga tiba di Jakarta pada 13 Agustus 2026.

Kemudian Leli Shalita Ontolonga, pasien dengan diagnosis kanker paru kanan yang menjalani perawatan di RS Persahabatan; Siti Tazmirah, pasien jantung di RS Jantung JHC; serta Muhammad Yusuf Albugis, Tantri Djalaludin, Natalia M. Sampul, dan Senia Lehea, yang seluruhnya merupakan pasien jantung anak dan menjalani penanganan di RS Jantung JHC.

Pasien terakhir dalam daftar Jakarta adalah Ny. Salma Ibrahim, dengan diagnosis kanker endometrium, yang menjalani perawatan di RS Sentra Medika Cibinong.

Sementara di Ternate, terdapat tiga pasien yang mendapatkan bantuan dan pendampingan, yakni Nansi Rahel Taluku, pasien dengan kanker payudara yang telah bermetastasis ke ketiak dan menjalani perawatan di RSCB; Afridolin Sehat, pasien dengan kanker limfoma di RSCB; serta Ny. Nurbani, pasien dengan kanker payudara di RSCB yang tiba di Ternate pada 28 Agustus 2026.

Di Manado, Tim NHM Peduli mendampingi tujuh pasien. Mereka adalah Yustina Walu, pasien dengan kanker serviks di RSUP Prof. R.D. Kandou; Nixen Rein Pake, dengan penyakit paru-paru; dan Arsy Nurdiana Syah, dengan diagnosis kanker limfoma non-Hodgkin.

Berikutnya terdapat Junita Kristiani Dika W, pasien dengan leukemia yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Tobelo; Ny. Meri Hibau, pasien kanker serviks di RSUP Prof. R.D. Kandou Manado; serta Ny. Masna Ajam, pasien kanker serviks yang menjadi kandidat dan telah berkomunikasi dengan Tim NHM Peduli sejak 26 Agustus 2026.

Satu pasien lainnya adalah Ramdani Pangalerang, pasien anak dengan diagnosis meningitis TB yang menjalani perawatan di RSUP Prof. R.D. Kandou Manado dan tiba di Manado pada 28 Agustus 2026.

Sedangkan di Tobelo, terdapat Tn. Nok Pologi yang mengalami stroke dan menjalani perawatan di RSUD Tobelo. Pasien tersebut pertama kali berkomunikasi dengan Tim NHM Peduli pada 2 September 2026.

Dengan demikian, hingga 2 September 2026, total terdapat 27 pasien yang mendapatkan bantuan dan pendampingan NHM Peduli.

Hadir di Tengah Perjuangan Pasien

Para pasien tersebut menghadapi berbagai kondisi kesehatan serius, mulai dari penyakit jantung, kanker, tumor, leukemia, spina bifida, stroke hingga meningitis TB.

Sebagian pasien bahkan harus menjalani pengobatan jauh dari kampung halaman. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pasien maupun keluarga, terutama dalam menghadapi kebutuhan biaya, pengobatan, transportasi dan proses perawatan yang membutuhkan waktu.

Di tengah kondisi tersebut, kehadiran Haji Robert bersama Tim NHM Peduli menjadi bentuk dukungan nyata bagi masyarakat yang sedang berjuang menghadapi penyakit.

Bantuan yang diberikan bukan semata-mata mengenai materi. Lebih dari itu, perhatian dan pendampingan menjadi bentuk kepedulian bahwa pasien dan keluarga tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit.

Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian Haji Robert terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bersama Tim NHM Peduli, ia terus berupaya membantu warga yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi penyakit berat dan membutuhkan penanganan serius.

Apa yang dilakukan Haji Robert dan Tim NHM Peduli menjadi gambaran bahwa kepedulian dan kasih sayang kepada sesama dapat diwujudkan melalui kehadiran dan tindakan nyata.

Bagi pasien yang tengah berjuang melawan penyakit, sebuah bantuan menghadirkan harapan.

Bagi Haji Robert dan Tim NHM Peduli, membantu masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari amanah kemanusiaan yang terus dijalankan tanpa mengenal lelah. hanya tentang meringankan beban, tetapi juga menghadirkan harapan.