Terbaru

Mengutamakan musyawarah dan dialog dengan masyarakat serta pihak terkait

116
×

Mengutamakan musyawarah dan dialog dengan masyarakat serta pihak terkait

Sebarkan artikel ini

RUPAT, BENGKALIS – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jamiyyatul Islamiyyah (JMI) Kecamatan Rupat menyatakan kesiapannya untuk menunda sementara rencana pembangunan sarana organisasi di Kampung Jawa, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Ketua DPC JMI Kecamatan Rupat, Asnawi, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan situasi dan masukan dari berbagai pihak. “Kami siap menunda sementara pembangunan sarana, baik masjid/musholla, pendopo, maupun sarana lainnya. Kami mengutamakan dialog dan musyawarah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar Asnawi saat ditemui, Senin (24/8/2026).
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menunggu kejelasan dari proses yang sedang berjalan, termasuk koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta mediasi yang difasilitasi pemerintah setempat. “Kami ingin semua berjalan dengan baik, sesuai prosedur, dan tetap menjaga hubungan harmonis dengan warga sekitar,” tegasnya.
Sementara itu, penasehat DPC JMI Kecamatan Rupat, Fatoni, juga menyampaikan dukungan terhadap langkah tersebut. Menurutnya, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama. “Lebih baik kita selesaikan melalui komunikasi yang baik daripada memaksakan kehendak yang bisa menimbulkan gesekan,” katanya.
Keputusan pengurus DPC JMI ini diharapkan dapat meredam potensi gesekan yang sempat muncul akibat penolakan sebagian masyarakat terhadap rencana pembangunan tersebut. Hingga saat ini, situasi di Kelurahan Batu Panjang masih relatif aman dan terkendali.
Pihak terkait, termasuk Pemerintah Kecamatan Rupat dan unsur terkait lainnya, diimbau untuk terus mendorong proses dialog agar solusi yang diambil dapat diterima semua pihak dan tidak mengganggu stabilitas Kamtibmas di wilayah tersebut.