Terbaru

BEM UNRI Bilang di Tangan Abdul Wahid Riau Pahit: Ketua KNPI Ajak Reformasi Seperti di Kabupaten Pati

311
×

BEM UNRI Bilang di Tangan Abdul Wahid Riau Pahit: Ketua KNPI Ajak Reformasi Seperti di Kabupaten Pati

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU– Aksi Demonstrasi pagi menjelang siang hari ini, Kamis (14/8/2025) didepan Pintu Gerbang Kantor Gubernur Riau memicu dukungan gerakan spontan dan solidaritas dari Masyarakat.

Aksi yang dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau dan BEM Fakultas lainnya, HMJ dan KSO menegaskan, bahwa di Tangan Gubernur Riau Abdul Wahid saat ini, Riau semakin Pahit. Kehidupan masyarakat kian susah, biaya Pendidikan Mahal, urusan Beasiswa tak jelas dan tentunya Menolak Pengadilan Militer di Wilayah Provinsi Riau.

Masa Aksi BEM UNRI tegaskan, bahwa 68 tahun usia Riau justru semakin tercabik-cabik, Kepemimpinan Abdul Wahid benar-benar sudah merusak segala sistem yang ada.

BEM UNRI Bilang di Tangan Abdul Wahid Riau Pahit: Ketua KNPI Ajak Reformasi Seperti di Kabupaten Pati.

Dimintai Komentarnya, mantan Presiden Mahasiswa Sosialis Indonesia sekaligus mantan Koordinator Pusat Kelompok Cipayung asal Kampus Universitas Riau (UNRI) katakan, bahwa Abdul Wahid sudah seharusnya di Lengserkan.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau itu bukan tanpa alasan mengeluarkan kalimat Pelengseran terhadap Abdul Wahid, tetapi karena disertai dengan berbagai pertimbangan yang matang dan objektif.

“Sudah seharusnya Riau melanjutkan semangat Reformasi, seperti halnya yang dilakukan oleh Warga Kabupaten Pati kemarin, bahwa hanya ada satu jawaban terhadap Pemimpin Gagal, yakni di Lengserkan!” tegas Larshen Yunus, dengan nada penuh optimis.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu menambahkan, bahwa sudah sangat banyak Catatan Dosa yang telah dilakukan Abdul Wahid sebagai Gubernur Riau, sekalipun juga Dosa terdahulu sewaktu aktif menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau dan DPR RI lebih banyak lagi.

“Tolong kami Pak Presiden! Jangan sampai Riau penuh Lautan Darah, Hancur-Hancuran seperti Kabupaten Pati, barulah Pemimpinnya sadar. Sebelum semuanya jadi Kacau, ada baiknya bapak Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri melakukan Pemecatan sesuai dengan Hak Preogratif pejabat diatas setingkat Kepala Daerah. Sekali lagi mohon izin bapak! Kami masyarakat Provinsi Riau sudah Muak dengan tingkah Abdul Wahid, daya rusaknya sungguh teramat dahsyat” ujar Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya meneteskan air matanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua KNPI Provinsi Riau sekaligus Kandidat kuat Calon Ketua Umum DPP KNPI itu pastikan, bahwa pihaknya segera lakukan sikap yang lebih serius lagi, prinsipnya tetap sama, bahwa semenjak Abdul Wahid jadi Gubernur Riau, kehidupan masyarakatnya semakin Pahit dan Memprihatinkan.

Terakhir, media ini juga mencoba menghubungi nomor seluler dan atau WhatsApp Gubernur Riau Abdul Wahid, namun tak juga dibalas, kendati ditandai dengan Ceklis Aktif. (*)