BeritaEkonomiHukum & HAMPerspektifTerbaru

Abdul Wahid Beli Kasur Ratusan Juta Rupiah, Sementara Lampu Jalan Thamrin Persis di Samping Rumah Dinas Gubernur Riau Gelap Gulita

354
×

Abdul Wahid Beli Kasur Ratusan Juta Rupiah, Sementara Lampu Jalan Thamrin Persis di Samping Rumah Dinas Gubernur Riau Gelap Gulita

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU– Semenjak Abdul Wahid resmi jadi Gubernur Riau, berbagai macam Permasalahan silih berganti menghampiri dan yang terkena dampaknya adalah Masyarakat Provinsi Riau itu sendiri.

Seperti isu soal Pembelian Kasur Tempat Tidur Gubernur Riau seharga Ratusan Juta Rupiah, belum lagi soal Keterlibatan Abdul Wahid yang informasinya menerima Uang sebesar Rp.25 Milyar dari Dana CSR Bank Indonesia dan OJK ketika masih aktif sebagai Anggota Komisi XI DPR RI tempo lalu serta berbagai permasalahan lainnya.

Politisi yang dikenal cukup picik itu benar-benar telah merusak Marwah Riau dengan berbagai sepak terjangnya dalam merampok dan menikmati uang rakyat. Tetapi, publik juga harus memberikan apresiasinya kepada Abdul Wahid, yang juga dikenal Licin dan Lincah dalam melakukan Manuver Politik.

Bertempat di Ruang Tunggu Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, hari ini Minggu (17/8/2025) Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau berkali-kali menyampaikan rasa Kekecewaannya terhadap Kinerja dan Tingkah Laku Abdul Wahid, yang justru menjadikan Jabatan Gubernur Riau sebagai wadah dalam Mempermalukan Masyarakatnya sendiri.

Aktivis Anti Korupsi Lulusan dari Kampus Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu tegaskan, bahwa peristiwa seperti itu jangan dianggap Spele, ditengah isu Negatif yang melanda Gubernur Riau Abdul Wahid saat ini, ternyata disamping Kediamannya saja bermasalah. Sudah hampir 1 minggu Jalan Thamrin Gelap Gulita, Lampu bagus namun tidak menyala.

Abdul Wahid Beli Kasur Ratusan Juta Rupiah, Sementara Lampu Jalan Thamrin Persis di Samping Rumah Dinas Gubernur Riau Gelap Gulita.

Informasi tersebut diperoleh langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Kakanda Larshen Yunus, yang Kantornya juga berada persis disamping Kediaman Gubernur Riau.

“Barusan kami dihubungi dan dikirim foto kondisi terkini Jalan Thamrin oleh bang Roy, senior di Kantor KNPI Provinsi Riau, yang dari dulu sampai saat ini bermukim seraya berjualan di seputaran Jalan Thamrin tersebut. Menurut bang Roy, kondisi Gelap Gulita seperti itu sudah berlangsung hampir 1 minggu dan walaupun berada disamping Rumah Dinas Gubernur Riau, ternyata stigma Omon-Omon itu benar-benar adanya. Pejabat bermental badut yang sibuk bicara besar, tetapi urusan dekat Rumah Dinasnya sendiri tidak beres!” ujar Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus.

Hingga berita ini diterbitkan, Minggu Malam (17/8/2025) pihaknya akan perintahkan DPD II KNPI Kota Pekanbaru untuk segera menyurati Pimpinan PT PLN Persero Riau-Kepri dan atau PT PLN Persero khusus untuk untuk urusan Kota Pekanbaru, agar persoalan seperti itu segera diselesaikan, guna memastikan Hadirnya Negara ditengah-tengah Rakyat.

“Sekali lagi kami tegaskan, agar permasalahan remeh Temeh seperti itu tidak terulang kembali. Kok urusan Lampu Jalan tidak juga beres, apalagi itu berada persis di samping Rumah Dinas Gubernur Riau. Sangat Memalukan!!! Bicara saja yang besar, Janji tinggal Janji, dasar Pejabat Omon-Omon. Mengkhianati Wakilmu saja yang pintar, faktanya tidak beres menjalankan tugas sebagai Gubernur Riau, Alfatehah” akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya dengan tetesan air mata bersama para pengurus DPD II KNPI Kota Pekanbaru. (*)