PEKANBARU– Aksi Penganiayaan sekaligus Pengeroyokan secara Brutal, Sadis dan Membabibuta terjadi di Wilayah Hukum (Wilkum) Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya hari ini, Senin (13/4/2026) sekira Pukul 16.20 WIB.
Peristiwa Berdarah yang hampir Menghilangkan Nyawa Kedua Korban Kakak Beradik atas nama Daniel Simanjuntak dan Nofrianto Simanjuntak itu terjadi di Kawasan Lampu Merah (Traffic Light) Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, persisnya di Simpang yang mengarah ke Jalan Raya Pasir Putih.
“Pak Kapolsek Bukit Raya! Tolong Kedua Korban ini, Hampir Kehilangan Nyawa Ditabrak dan Dikeroyok OTK Pakai Linggis”
Dimintai Komentarnya Hari ini Juga, Senin Malam, 13 April 2026 melalui Perwakilan Keluarga Korban atas nama Drs Morlan Bachtiar Simanjuntak SH MH, menjelaskan lewat sambungan WhatsApp Pribadi bersama Praktisi Hukum yang Juga Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, bahwa Kejadian Tragis yang sangat tidak Manusiawi itu bermula dari Tabrakan oleh satu unit Mobil Pick Up Merk Grand Max.
Kedua Korban Kakak Beradik itu berboncengan dengan satu unit Sepeda Motor dari arah Kubang menuju ke Pasir Putih, sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara spontan terjadilah Tabrakan oleh Mobil Pick Up Grand Max terhadap Sepeda Motor kedua Korban tersebut.
“Infonya para Pelaku Biadab itu berjumlah 3 Orang, secara Brutal dan penuh Emosional keluar dari Mobil Pick Up Grand Max tersebut, lalu mengambil Kunci Roda dan Linggis dari Mobil tersebut, tanpa ragu-ragu terjadilah Aksi Penganiayaan dan Pelanggaran Hukum maupun Kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM). Kedua orang Korban tersebut Nyaris Kehilangan Nyawanya, babak belur dan penuh dengan tumpahan darah di Kroyok!” ujar Larshen Yunus, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran.
Pimpinan INDUK Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar dan tertua itu menjelaskan, bahwa Masyarakat setempat yang tinggal di sekitaran kawasan Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut justru diperhadapkan dengan Mental dan Kecemasan yang tak henti-hentinya dari Masyarakat.
“Sekali lagi kami sampaikan, bahwa Permintaan tolong dari pihak Korban Aksi Pengeroyokan ini benar-benar tulus dari Hati dan Dada, Kehadiran Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya benar-benar sangat diharapkan, demi Penegakan Hukum yang Adil dan Terpercaya” tutur Larshen Yunus, Ketua KNPI Provinsi Riau.
Hingga berita ini diterbitkan, Kondisi Kedua Korban semakin Kritis, sampai akhirnya IGD Rumah Sakit Mesra tidak sanggup mengobati Kondisi Kedua Korban yang sangat Parah tersebut, pihak Keluarga Korban langsung bergegas membawanya ke Rumah Sakit Syafira Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman. (*)







