BeritaEkonomiFigurHukum & HAMPerspektifTerbaru

Proyek Pembangunan Twin Tower Pemprov Riau dan Jembatan Sungai Apit Dalam Sorotan, Larshen Yunus: “DED Sudah Lama Cair, Masing-Masing 17 Milyar dan 22 Milyar Rupiah”

273
×

Proyek Pembangunan Twin Tower Pemprov Riau dan Jembatan Sungai Apit Dalam Sorotan, Larshen Yunus: “DED Sudah Lama Cair, Masing-Masing 17 Milyar dan 22 Milyar Rupiah”

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU– Aroma tak sedap kembali menguap dari Kompleks Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.

Aroma yang dimaksud adalah terkait dengan Progres Pelaksanaan Proyek Pembangunan Twin Tower, Gedung yang menghubungkan antara Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, BPKAD, Inspektorat, BKD dan Kementerian PUPR dengan Gedung utama Kantor Gubernur Riau yang lama (Bukan Gedung 9 Lantai).

Pasalnya, merujuk temuan dari Media Center DPD I KNPI Provinsi Riau, DED atas Proyek tersebut sudah di Cairkan, Lebih kurang sebesar Rp.17 Milyar, namun sampai diterbitkannya berita ini, Kamis (20/3/2025) Kelanjutan atas Pembangunan Gedung Twin Tower tak juga dilaksanakan.

Bertempat di Ruang Tunggu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Pimpinan INDUK Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar dan tertua di Republik ini hanya katakan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau harus segera memberikan Klarifikasi atas temuan yang disampaikan DPD KNPI Provinsi Riau.

“Bukan hanya sampai disitu saja, selain telah Cairnya Dana sebesar 17 Milyar Rupiah (DED), kami juga menerima informasi, bahwa Progres terkait Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Apit juga tidak tau arahnya, padahal DED Lebih kurang sebesar 22 Milyar Rupiah sudah di Cairkan! Pak Gubernur dan Pak Sekdaprov Riau wajib menjelaskan tentang Kasus ini” tutur Larshen Yunus.

Proyek Pembangunan Twin Tower Pemprov Riau dan Jembatan Sungai Apit Dalam Sorotan, Larshen Yunus: “DED Sudah Lama Cair, Masing-Masing 17 Milyar dan 22 Milyar Rupiah”

Ketua KNPI Provinsi Riau itu juga tegaskan, bahwa Pemprov Riau tak boleh tutup mata, apalagi kalau pakai ilmu pura-pura gila. Semuanya sudah jelas. Anggaran DED sudah cair, kendati hanya selembar kertas saja, namun Dananya sangat Fantastis untuk ukuran seperti itu.

“Hallo Pak Gubernur dan Pak Sekdaprov Riau, Tolong di Jelaskan soal temuan ini. Jangan lagi pura-pura pakai ilmu gila, pakai lupa segala! Semuanya sudah jelas. Ayo Berbenah!!!” Sebelum kami Layangkan Laporan Resmi Pengaduan Masyarakat ke Gedung Merah Putih KPK, di Jakarta sana” ujar Larshen Yunus, Ketua KNPI Provinsi Riau, seraya menutup pernyataan persnya. (*)