BeritaTerbaru

Penimbunan Solar Haji Ikram Dekat Rumah Penduduk Resahkan Warga, Berpotensi Serius Ancam Kebakaran

158
×

Penimbunan Solar Haji Ikram Dekat Rumah Penduduk Resahkan Warga, Berpotensi Serius Ancam Kebakaran

Sebarkan artikel ini

BINTUNI — Sejumlah warga di Kabupaten Teluk Bintuni menyampaikan keresahan terkait aktivitas penimbunan *Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar yang berlokasi tidak jauh dari rumah penduduk.

Kegiatan bisnis minyak (bahan bakar) yang diduga tidak berizin ini, disinyalir telah berlangsung cukup lama tanpa penertiban dari aparat setempat sama sekali.

Warga menilai penyimpanan solar dalam jumlah besar di area yang berdekatan dengan rumah penduduk, sangat berisiko memicu kebakaran.

Minimnya pengamanan dan tidak adanya standar keselamatan di lokasi kegiatan membuat warga merasa terancam. Anehnya belum pernah ada Police Line yang dipasang di TKP yang diduga tidak berizin milik pengusaha bernama Haji Ikram.

Kalau suatu saat terjadi kebakaran, tangki-tangki penampung minyaknya bisa meledak dan menjalar ke rumah-rumah warga, kemudian menyebarkan api dan membakar setiap rumah. Itu yang paling kami takutkan, ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya karena tinggal berdekatan dengan lokasi penampungan BBM jenis Solar tersebut.

Selain ancaman serius kebakaran, aktivitas keluar-masuk kendaraan pengangkut solar juga mengganggu kenyamanan warga. Aroma bahan bakar sesekali tercium di sekitar lokasi, udara jadi terlontaminasi bau bahan bakat, sementara aktivitas bongkar muat BBM berlangsung hampir setiap hari.

Beberapa warga mengaku heran karena aktivitas yang diduga melanggar aturan itu telah berlangsung lama, namun belum mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum setempat.

Mereka berharap adanya langkah tegas untuk mencegah potensi bahaya dimaksud.

Kami butuh rasa aman, juga nyaman. Soal bisnisnya mau legal atau tak legal itu bukan urusan kami, silahkan wartawan cari tahu sendiri, tapi yang kami harapkan soal nyaman dan aman.

Ya kami sangat berharap aparat keamanan segera bertindak mengantisipasi hal ini sebelum terjadi sesuatu” kata seseorang lain yang ditemui (ibu paruh baya) bersama tetangganya, yang meminta namanya tak boleh ketahuan pengusaha BBM itu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian di Teluk Bintuni maupun Polda Papua Barat belum memberikan keterangan resmi, terkait keberadaan penimbunan solar yang meresahkan warga tersebut.

Haji Ikram sendiri selaku pemilik lokasi penimbunan Solar ketika dikonfirmasi wartawan siang tadi sekitar pukul 12 Wit, yang bersangkutan sama sekali belum memberikan keterangan meskipun pesan chat di nomor what’sappnya 0823195449XX sudah berwarna biru. (*).